Kaki Ndutmu Yang Lucu ^_^

Setiap kali Mama lihat kaki ndutmu yang lucu, Mama gemesss…..

Kangen pada tendangan – tendangan kecil di perut Mama dulu…..

Ayo belajar jalan Nda, semangat !! Jangan takut jatuh, Mama akan selalu ada di sampingmu

Kaki ini akan menemanimu melewati banyak fase dalam hidupmu

Kaki ini akan membawamu meraih satu mimpi ke mimpi lainnya….

Dan satu hari nanti Mama akan merindukan kaki mungilmu merambat mencari pelukan Mama

Sehat selalu ya Nak… I Love You to the flesh and bone 😀

Bingung Mau Kasih Judul Apa…

I’m back, udah beberapa hari gak nulis dan jarang blog walking….

Sejujurnya tidak ada bahan cerita, emm…sangking banyaknya yang muter-muter di kepala sampai gak bisa diceritain satu-satu dan jarang bisa pegang kompi…sibuk wara wiri antara kantor dan rumah sakit alias ngantri dsog

Sekian dulu deh…mau jalan-jalan ke rumah teman-teman dulu.

Selamat Hari Selasa.

“Aku dan ayahbunda”

Sebagai orang tua baru, saya dan suami butuh banyak sekali masukan dan petunjuk, baik itu dari orang sekitar ataupun dari media internet. Banyak hal baru yang harus kita pelajari. Ya, menjadi orang tua itu seperti kembali ke sekolah, menyerap banyak ilmu dan berusaha menerapkannya dengan baik di dalam keluarga. Termasuk saat itu saya menggali informasi apa itu asi, mpasi, rum, dsb, semua hal yang berkaitan dengan parenting itu sendiri. Dan bersyukur di jaman modern seperti ini, informasi terbuka luas sekali, apapun jawaban atas pertanyaan kita, bisa kita gali dari media bernama internet.

Ya…saya menemukan beragam informasi di internet yang bisa saya saring bersama suami dan kemudian kami terapkan satu per satu dalam keluarga kecil kami. Pertama kalinya website yang kami kunjungi adalah ayahbunda. Kenapa? Karena yang saya tahu selama ini, majalah yang memang dipersembahkan buat orang tua baru seperti kami tentunya ayahbunda. Sudah familiar di telinga hehehe, bacaan di ruang tunggu dsog saya….sayangnya untuk berlangganan majalah, kita termasuk malas, kami lebih senang membaca lewat internet, praktis dan mudah menurut kami, tinggal klik atau ketik kata kunci dan kami mendapat informasi yang kami perlukan.

Informasi pertama yang kami dapatkan dari ayahbunda adalah bagaimana penanganan terhadap bayi yang terserang batuk pilek. Jujur sebagai mama baru, pertama kalinya saya melihat anak sakit, langsung panik, yang terlintas di pikiran adalah segera pergi ke dsa. Namun beruntung suami tidak tergesa-gesa mengabulkan permohonan saya dan minta saya tenang. Sembari menenangkan diri, saya googling untuk mencari informasi dan lagi-lagi informasi terbaik saya dapatkan dari website ayahbunda. Thanks God.

Saya ter o..o…o…membaca informasi dari ayahbunda. Ya ampun, hampir saja saya mengambil langkah salah. Memang pergi ke dsa tidak salah tapi kalau ketika kita pergi ke dsa dengan kepanikan itu yang salah. Contohnya menghadapi batuk pilek, penyebab batpil pada umumnya adalah virus dan ini tidak ada obatnya. Dengan home treatment saja sudah pasti bisa sembuh dengan sendirinya. Bahaya kalau kita datang ke dsa yang tidak RUM, bisa-bisa dia menyarankan antibiotik, yang sama sekali tidak dianjurkan pemberiannya pada bayi kecuali kalau ditemukan penyebab batpilnya adalah bakteri ya, CMIW. Kalaupun datang pada dsa yang RUM tapi kita karena panik, bisa jadi dokternya IRUM hehehe, ya kan kebiasaan ibu-ibu kalau bawa anak ke dsa, kalau pulang tidak dikasih obat langsung marah-marah “Dok, kog gak dikasih obat sih?” hehehe….ini pengalaman saya waktu kecil, seringnya ketika saya dibawa mama ke dsa, mama mesti marah gara-gara dokter cuman periksa dan pulangnya gak dibekalin obat.

Sangat beruntung saya mendapat banyak pencerahan di website ayahbunda. Tentang penyakit-penyakit yang umumnya diderita bayi baru lahir. Dengan menerima informasi yang jelas akhirnya saya dan suami sepakat untuk menjadi orangtua yang RUM. Gak sedikit-sedikit ke dokter atau minum obat. Kalau Amanda, anak saya sakit semisal batuk pilek, saya hanya menerapkan home treatment saja. Antara lain ajak dia berendam air hangat untuk memberi rasa nyaman buat dia, membuat aroma terapi sendiri (air hangat dan kayu putih, ditempatkan di sudut ruangan), menjaga asupan makannya supaya tetap terjaga selama batpil sembari saya pantau terus perkembangannya, kalau-kalau ada demam menyertai.

Puji Tuhan selama ini apa yang saya pelajari dan yang saya terapkan di rumah membuahkan hasil. Anak saya tidak gampang sakit…..bersyukur banget ya, mengingat bahwa saya gagal memberi dia ASIX. Sungguh informasi yang saya dapat dari ayahbunda tersebut sangat berharga buat kami berdua.

Menginjak masa MPSufor, informasi dari ayahbunda juga sangat membantu loh….selain yang saya dapatkan dari milis mpasirumahan tentunya. Banyak sekali resep MPSufor di ayahbunda yang bisa saya variasikan dalam menu makanan Amanda. Salah satunya adalah puding labu yang ada di artikel ini. Pernah saya posting di blog juga resepnya disini. Senengnya Amanda lahap sekali makannya, hehehe….sesuatu yang sangat saya syukuri. Jadi kalau ide buntu atau ada bahan baru, bingung mau diolah bagaimana, jalan deh ke website ayahbunda, dapat banyak inspirasi. Jelas berguna banget buat saya yang tercatat sebagai istri dan ibu yang tidak bisa masak hehehehe….

Lagipula resep di ayahbunda sangat gampang dipraktekkan, gambar dalam resepnya juga membuat semangat buat mencobanya hehehe…. Termasuk ketika saya mau buat kejutan ulang tahun suami, hehehe….bingung mau buat apa. Masak hidangan berat rasanya saya bukan ahlinya, apalagi membuat kue tart, saya bisa pingsan…..mengingat tidak ada oven dan alat perbakingan lainnya. Akhirnya dapat ide di artikel ayahbunda soal puding pelangi. Semestinya sih ini puding buat anak kecil ya tapi bisa dong saya variasikan menjadi puding yang enak buat suami tercinta. Sip!! Saya pun mencobanya dan berhasil walaupun prosesnya gak semudah yang dibayangkan. Banyak tantangan, karena saya buatnya di rumah, berusaha gak buat suami curiga. Tapi ada saja masalah, mulai gelas blender yang lepas dari pemotong sehingga menyebabkan buah strawberry yang hampir selesai dijus tumpah dan membanjiri dapur. Untung suami tidak curiga. Beruntung saja ada strawberry tersisa yang mustinya dibuat hiasan. Beruntung pula saat saya belanja, agar-agar plainnya cuman dapat 3 sachet, 1 sachetnya saya pakai yang warna merah. Selamat deh…warna puding strawberrynya tertolong dengan warna dari agar-agarnya hehehe dan yang terpenting kejutan mulus dilaksanakan dan suami senang. Terima kasih ayahbunda

Puding Pelangi

Ultah Papa (Puding Pelangi & Puding Labu)

Semakin saya menggali banyak informasi di ayahbunda, saya semakin mengerti kalau banyak hal yang saya belum pelajari. Masih banyak pekerjaan rumah saya dan suami untuk lebih banyak lagi belajar. Dari penanganan sakit anak sampai dengan tentang perkembangan psikologi anak. Dan sepertinya nanti kalau saya dikasih anugrah untuk mendapat anak kedua, sepertinya banyak ilmu yang saya pelajari sekarang bisa saya terapkan nanti agar persiapan menyambut anggota baru lebih baik dari yang dulu. Semoga nanti saya bisa memberi ASIX untuk anak kedua dan semoga anak-anak saya menjadi generasi yang sehat dan cerdas. Semoga ya… Amin.

Kesimpulannya adalah saya bersyukur sekali menemukan website ayahbunda, keren abis deh artikel-artikel plus resep-resepnya dan juga disini sering banget ada lomba ataupun sayembara. Sayang saya belum beruntung menjadi pemenang 😦 Termasuk saat saya ikut lomba Kids of the Month dengan tema “Aku dan Bonekaku” sayang Amanda tidak menang hehehe….ikut angket buat dapat stroller Chicco juga tidak menang hehehe….yah semoga kali ini menang ya 😀 Selebihnya saya senang bisa menggali banyak-banyak informasi tentang tumbuh kembang anak disini, lengkap banget. Sudah tidak perlu bingung-bingung lagi harus bertanya pada siapa, yang jelas, ayahbunda sudah menjadi pedamping terbaik buat kami untuk menjalankan tugas kami sebagai orangtua.

Postingan ini dibuat dan diikutsertakan dalam lomba menulis blog ayahbunda. Buat teman-teman yang mau ikutan bisa langsung klik saja banner di bawah ini. Hadiahnya menarik loh, jangan sampai ketinggalan.

Wish Me Luck 😀

Postingan ke-100 !!

Puji Tuhan sudah 100 postingan, prestasi buatku *dansa banana*
Dan semakin kesini, semakin banyak yang berkunjung alias nyasar ke blog ini…dan kata kunci pencarian mereka terkadang bikin aku geli sendiri. Tapi bagaimanapun bersyukur sudah sejauh ini menulis, ternyata nulis di blog emang bikin ketagihan hehehe. Dan kalau mau direview, disini bukan hanya cerita soal milestonenya Amanda saja tapi banyak juga jadi tempat curhatan gak penting :mrgreen:

Dan…beberapa kata kunci yang nyasar di blogku tercinta ini diantaranya yang bikin aku geli adalah sbb : (aku ambil acak saja ya, yang menurutku menarik gitu loh)

a. Koleksi baju pasar atum.
haaahhahaha…sejak kapan aku jualan baju di pasar atum. Gegara cerita soal beli-beli baju baru di pasar atum di blog ini, nyasar deh orang yang kepo soal koleksi baju di pasar atum. Mendingan, kalian langsung berkunjung saja ke pasar atum. Lantai tiga tepatnya, banyak tuh koleksi baju, rata-rata pemilik toko ngasih kisaran harga 50 ribuan per pcs. Tapi jangan buru-buru nyomot terus cuman bawa uang 50 ribu ya, karena beberapa ada yang harganya di atas 50 ribu, mendingan tanya dulu. Malu bertanya, sesat di hutan…
Kalau mau ngubek-ngubek lantai tiga, ada tuh toko baju yang pasang harga cuman 37.500 per pcs. Sumpeh lo? Beneran….suwer deh. Malah kapan hari diobral 25 ribuan hihihi. Soal kualitas baju-baju itu yah…standar…kayak baju-baju olshop ntu.

b. Ada yang nyasar di blogku dengan kata kunci “pengen hape baru tapi tidak punya uang”
wkwkwkkwkwk….ya udah bro, gak usah pake hape baru dulu toh, pake aja yang lama, knapa? Soal yang gampang kog dibikin rumit *muka judes* Apa lo pengen eike yang belikan? Tunggu ya kalau ada sponsor, aku adain giveaway, hadiahnya hape baru :mrgreen:

c. Penipu berusia 50 tahunan.
Gara-gara cerita soal sohibku yang hampir jadi korban penipuan, kata kunci yang mirip-mirip gini masuk ke blogku.
Intinya waspadalah…waspadalah. Kita hidup di jaman sekarang, jangan mudah percaya orang, harus tetap waspada. Apalagi di dunia maya, walau gak menutup kemungkinan kita bisa berkenalan dengan orang-orang baik disana. Dan….tetap berdoa deh, supaya orang yang berniat jahat, keder duluan sebelum macem-macem *tumben aku jadi malekat*

d. Ini yang bikin aku ngakak “alamat rumahnya Jason Statham” walah buk, kalau aku tahu, ya udah tak samperin dese 😆 Maaf, aku gak tahu….ntar ya aku bbm dia dulu *kriuk*

e. Ini yang bikin mlongo dan ngelus dada “bf papa mama” Maksud ngana??? ssstttt…gak usah dibahas. Kalian menerima alamat palsu kalau sampai nyasar kesini….

f. Banyak yang nanya soal makanan bayi, resep makanan bayi.
Maaf, pemilik blog ini masih amatiran. Jadi kalau ditanya resep??? Pengsan…silahkan saja ya klik ke mpasirumahan aja ya….disana bisa dapat jawaban pasti ketiba jawaban abal-abal dariku 😉

Udah dulu deh, postingan ini adalah postingan geje…cuman buat nuntasin postingan ke-100, biar pecah rekor muri ngono lohh…kategori apa nek? Kategori NKOTB, pinjem istilahnya Jeng Lulu (New Kid On The Blog)….

Cerita Horor dan Cerita Bahagia…

Mau cerita nih, soal kemarin sabtu…ada cerita horor dan ada cerita bahagia terjadi di hari yang sama. Sebaiknya aku cerita yang horor dulu ya karena gak asyik kalau cerita yang bahagia dulu hihihihi…..

Bukan horor soal setan kog, jadi tenang saja, bagi yang takut hal-hal menyeramkan berkaitan dengan setan boleh lega dulu tapi ini juga lumayan nyeremin dan nyakitin buatku.

Cerita horornya berkaitan dengan luka bekas operasi caesarku. Beberapa bulan lalu, tepatnya kapan, aku lupa, benang jahitanku ada yang keluar sedikit. Dari kejadian itu, luka bekas operasiku sering banget keluar darah apalagi kalau aku habis pake celana jeans ketat. Sempet kepikiran mau ke dokter tapi selalu terbentur ijin dari kantor, ada dua atau tiga kali udah ngantri lama, dokternya lagi nanganin operasi jadi ya wasalam…gak jadi lagi deh kontrol ke dsog itu sampai tertunda berbulan-bulan. Rasa sakit kalau luka itu berdarah sih lama-lama yang biasa aja dan aku hampir gak pernah mengeluh soal itu.

Sampai akhirnya beberapa waktu lalu, benang yang keluar kog makin panjang dan sempet iseng-iseng aku tarik dikit hihihi…jujur walo ngeri, aku ini emang orang yang kadang nekad. Tapi belum sampai keluar, kulit sekitar luka jadi membengkak merah dan beberapa hari nyeri banget plus berdarah pulak. Di situ akhirnya aku mulai gak tahan dan nangis sejadi-jadinya apalagi pernah sekalinya nda ngajakin bercanda dan tangannya gak sengaja mendorong perutku….tapi aku tetep berusaha menutupinya dari mama dan teman-teman, hanya suami dan sahabatku yang tahu. Aku berusaha untuk tidak mengeluh karena aku gak mau menjadi beban orang lain lagian kalau aku banyak mengeluh pun gak akan mengurangi sakitnya kan? Itulah mengapa aku gak pernah cerita soal lukaku ini di blog padahal sakitnya udah berbulan-bulan….pernah sih singgung dikit, tapi lupa di postingan mana.

Akhirnya sabtu kemarin aku ambil keputusan buat datang sekali lagi di dsog dan kebetulan dapat ijin dari kantor agak longgar jadi ya bisa walaupun nunggu dsognya ngoperasi orang dulu, aku masih bisa sedikit santai. Sebenarnya sih gak santai, deg-degan tapi ya mencoba pasrah aja apapun yang bakalan terjadi. Dan beneran, yang terjadi kemudian di luar perkiraan. Tanpa dikasih bius apapun, benang yang udah keluar itu ditarik paksa sama dokternya. Jangan tanya aku gimana sakitnya ya? Gak bisa dijelasin, yang pasti aku teriak sekenceng-kencengnya. Selesai itu lukanya dibersihkan dan diperban kasa. Kata dsog, lukaku terkena infeksi gara-gara benangnya keluar, karena itu akhirnya bengkak dan berdarah. Tapi kata dia sih gak apa-apa, karena sebenarnya pelekatannya udah bagus.

Setidaknya bisa bernafas lega sekarang walau belum tahu hasilnya gimana karena luka masih diperban dan baru dibuka besok lusa alias hari rabu. Sementara belum bisa bergerak terlalu aktif, walaupun hari ini masih masuk kantor. Tapi sakitnya sudah berkurang karena sudah minum obat nyeri sih hihihi dan kemarin minggu bener-bener total tiduran doang di rumah, gak sih…kadang-kadang terpaksa harus menggendong nda, walaupun itu sebenarnya gak boleh dilakukan dulu. Gak bisa mandi cuman waslap pake handuk basah aja, padahal cuaca di Surabaya beneran panasnya nampol! Beuhh…gerah!!

Dari peristiwa ini jadi berfikir kalau perjuangan menjadi seorang ibu itu memang membutuhkan banyak pengorbanan. Kadang ada yang bilang, kalau udah ngelahirin normal baru ngerasain jadi ibu yang sebenarnya…..setelah baca ceritaku di atas tadi, menurut ngana?? Sama aja bok, kalau aku boleh milih, mendingan normal ya…sakitnya cuman sekali, bukan berkali-kali kayak gini! Menjadi ibu adalah sebuah pengorbanan, gak perduli gimana caranya dia melahirkan, mau normal atau caesar, semua ada perjuangan hidup matinya sendiri, itulah mengapa ada pepatah, surga ada di telapak kaki ibu.

Well…sudahlah aku nulis bukan mau berkeluh kesah, aku percaya semua akan baik-baik saja dan disini aku makin merasa bangga sudah melahirkan nda2, putri kesayanganku. Semoga kamu sehat terus ya nak. Dan dari sini, aku semakin sayang pada mamaku sendiri. Semoga aku bisa membahagiakan beliau sampai akhir hayatnya nanti.

Oke lanjut ke cerita bahagia. Salah satu temen baikku menikah di hari sabtu kemarin. Sebenarnya pengen datang tapi bagaimana bisa menghadiri sebuah pesta pernikahan dengan perban besar di perut plus kepala yang masih kelinyengan gara-gara eksekusi pencabutan benang itu. Yah, akhirnya hanya bisa mendoakan semoga dia bersama suami bahagia selamanya.

Waktu seolah terbang begitu cepat, di antara kami berenam yang fotonya aku taruh di bawah ini, tiga dari kami sudah menikah. Yang pertama menikah tentunya diriku hehehe, bukan berarti aku yang paling genit ya :mrgreen: tapi emang jodohnya cepat begono. Yang kemudian menyusul adalah Wulan dan dia sekarang sudah berada di Ngawi…i miss her so much 😦 dan terakhir menikah, kemarin sabtu adalah Henny….

Atas : Erna, Wulan
Bawah : Henok, Aku, Henny, Amie

Henny, temanku ini asalnya dari Menado…satu asal ya sama jeng Alissa. Pertemuannya dengan suami juga lumayan unik. Dia dulu ikut tantenya yang tinggal di Surabaya. Tujuan pertamanya sih buat jauhin mantan pacar yang masih suka nguntitin dia dan sembari dia berencana cari kerjaan di Surabaya.

Akhirnya singkat cerita dia masuk ke rwd dan berkenalan denganku. Kemudian dia berniat mencari kos yang deket kantor dan kebetulan aku tahu tempat kos yang bagus. Tahu tempat kos ini karena beberapa teman gereja ada yang ngekos disana ya sekalian deh aku kenalin mereka ke Henny dan gak berapa lama dia ikutan ke gereja kami dan terlibat pelayanan kaum muda. Eh…gak tahunya gak berapa lama, dia dekat dengan salah satu teman kaum muda kami di gereja. Rupanya jodoh ya, dan sekarang mereka menikah. Dipikir-pikir jodoh itu emang misteri. Kita gak tahu dimana dan bagaimana akhirnya nanti kita dipertemukan oleh Tuhan dengan pasangan hidup kita… 😀

Sekali lagi cepat sekali waktu berlalu dan terkadang kangen dengan acara kumpul-kumpul dengan teman lama seperti di foto tersebut. Sayangnya kalaupun nanti kami bisa reuni, kami hanya bisa berlima saja, yah….teman kami yang bernama Erna sudah berpulang ke rumah Tuhan, tepatnya di bulan Februari lalu, sehari setelah perayaan valentine. Aku pernah cerita soal itu disini.

Okay…panjang lebar diriku bercerita, semoga hari ini, kalian bahagia ya teman-teman, selamat hari senin.

Review MPSufor 10M & First Playdate

Mau update dulu nih cerita soal MPSufornya nda2 di bulan ke 10. Tidak banyak pengenalan bahan baru karena nda2 sempet teething jadi ogah-ogahan makan plus mamanya beberapa waktu lalu sempet sakit *alasan dibuat-buat, aslinya karena males*

Bahan-bahan makanan yang dikenalkan ke Amanda di bulan 10 kemarin, antara lain :

Sayuran     : Terong, Kangkung

Protein       : Ikan lele, teri basah

Buah-buahan : Semangka, Kelengkeng

Karbohidrat : Macaroni

Sedikit ya? Aku saja baru sadar nih, dikit banget yang aku kenalin ke Amanda. Gak apa-apa deh, ntar di bulan ini coba kenalin lebih banyak.

Sehat selalu ya Nda, maem ya banyak…

Milestonenya Amanda sejauh ini sih, duduknya udah lincah, merangkaknya juga semakin gesit, udah mulai berdiri-berdiri tapi masih ogah kalau dititah. Semoga di bulan-bulan ini, dia mulai semangat mau belajar jalan, gak sabar pengen ngajakin Amanda jalan pagi :mrgreen:

Menunya Nda2

Trus mau cerita nih, beberapa hari lalu salah satu temen lama ngajakin kita ketemuan di Tunjungan Plaza. Aslinya sih males ya karena pulang kerja udah malem dan bawaannya ngantuk dan pegel tapi karena kita rencana mau mempertemukan Amanda dengan anak pertama mereka, Dev, langsung semangat deh berangkat.

Tiba jam 7 malem trus langsung cus ketemuan di KFC, kita makan bentar sembari melihat dua bocah saling bertatap muka, genit-genitan, saling lempar senyuman, trus ngoceh berdua gak jelas :mrgreen: Gemes deh ngeliat nda2 yang biasanya cuek seperti waktu ketemu Zahra, eh giliran ketemu baby boy ganteng kayak Dev langsung bawaannya ketawa mulu, bahkan waktu duduk berdua, Nda2 peluk-peluk dari belakang. Hadehhh…belum-belum anak Mama udah bisa genit sama cowok, berondong pula, lebih muda 3 bulan sih hihihihi…..jadi mikir ini anak niru sapa ya???

Dari KFC kita maen ke playground dan ini pertama kalinya Nda2 maen di playground. Seru abis, nda2 gak mau diem, muterin playground terus panjat-panjat mainan…ampyun deh. Lucunya si Dev ikut merangkak di belakangnya. Dan si Dev ini punya kebiasaan kalau merangkak, kepalanya nunduk ke bawah, bukannya lihat depan….jadi sempet ada accident kecil, ketika Dev merangkak sambil nunduk gitu, eh si nda2 putar badan trus mungkin maksud hati nda2 mau ngajakin bercanda kali ya eh…malah nindihin si Dev sampai nangis…huaaa…idungnya mimisan pulak! Ampun…untung gak apa-apa dan Mamanya gak nuntut ganti rugi 😆

Sampai jam setengah sembilan dimana Dev udah rewel ngajak bobok, si Nda2 masih aja muterin playground plus mandi bola terus….heran….padahal tadi maemnya bubur beras bukan baterai energizer loh 😆 gak ada capeknya! Padahal ketika kita pulang, dia bobok sepanjang jalan sampai rumah….

Pokoknya kemarin happy banget kita menghabiskan waktu bersama. Jadi kepengen bawa Nda2 maen ke playground lagi. Atau ada ibu-ibu yang punya anak ganteng, mau ngajakin playdate berikutnya? 😉

Dev & Nda2

Mama & Nda2

Nda2 & Playground

Tentang Papa

Dua minggu lalu saat aku ketemuan sama dua sahabatku yang aku singgung di postingan kemarin. Ada pembicaraan kami bertiga yang lumayan jadi bahan pemikiranku sekaligus bikin aku mesem-mesem sendiri. Kami bertiga dulu sama-sama kerja di rwd, dan disana kami punya seorang senior yang lumayan gimana ya? Lumayan angkuh, suka nyombongin materi gitu alias demen pamer…. 😉 nah, dia juga punya suami satu tipe sama dia, jadi seperti botol ketemu sama tutup gitu deh.

Ya, yang kami gosipin kemarin waktu ketemuan ya si senior sama suami, hihihii… emang kita para perempewi doyan ocip-ocip ya? Sekitar 2 atau 3 tahun lalu, sahabatku ini nawarin lowongan kerja di anak perusahaan dari tempat kerjanya dia ke suamiku alias si papa. Tapi berhubung papa nolak, ya udah kerjaan itu lewat. Terus, kebetulan suami dari senior kami tuh keluar dari perusahaan tempat dia bekerja. Sebagai info sebelumnya, seniorku ini suka banget ngebangga-banggain suaminya yang kerja di bank B*I, pokoknya kalau di kantor, ngomongnya selangit lah….hihihi… dan kita gak sangka-sangka, si suami diberhentikan karena seseuatu alasan. Dan seniorku ini datang ke sahabatku ini sambil mohon-mohon buat sahabatku mau referensikan suaminya ke anak perusahaan tempat temenku kerja. Sebenarnya sih sahabatku rada berat mengiyakan tapi karena kasihan, ya udin dikasihlah lowongan kerja yang semestinya ditawarin ke papa.

Short storynya, suami dari seniorku, panggil aja Mas A…dia beruntung banget di kerjaan barunya, belum lama udah dipromoin dan naik pangkat trus denger-denger dapat fasilitas mobil hehehe. Yang lucunya waktu Mas A maen ke kantornya sahabatku, Mas A bilang “Kalau aku mau sih, sudah bisa bawa mobil baru dek…tapi aku gak mau, males lah, belum macetnya, belum repotnya…bla…bla…bla” si Mas A bergaya alay, seolah-olah gak butuh sama mobil dinasnya itu. Sahabatku nyeletuk “Mas tuh mestinya bersyukur. Lha itu managerku, 20 tahun kerja baru dapat mobil? Sampeyan yang baru kemarin masuk, udah dipercaya bawa mobil??” hihihi…si Mas A nyombongnya gak tepat banget :mrgreen:

Dari pembicaraan kami tadi, sempet sih terlintas…andai aja si papa waktu itu menerima lowongan kerja tersebut, mungkin nasib kami lebih baik dari sekarang. Biasa deh, aku kan sukanya ngeluh dan ngiri sama orang 😆 tapi pikir-pikir lagi…ngapain aku mikir jelek kayak begini? Hidup sederhana seperti ini saja, kami sudah sangat bahagia kog. Biarpun suamiku kerjanya masih susah, kepanasan, kehujanan….tapi jauh di lubuk hati, aku bangga sama papa.

Mungkin aku belum pernah singgung soal kerjaan papa disini. Gak ada yang bisa diceritain sih….suamiku cuman seorang pedagang kecil-kecilan yang berjuang hari demi hari buat kasih makan anak istrinya. Pekerjaannya jauh dari fasilitas mewah, penuh perjuangan, penuh pengorbanan waktu dan tenaga tapi justru itu yang membuat kami sekeluarga bangga sama dia, bangga pula dengan pilihannya. Kalau mau, papa banyak mendapat tawaran kerja, tapi papa berprinsip satu hal, kalau dia memilih untuk menekuni usaha sendiri, walau hasilnya tidak pasti tapi dari sana dia punya mimpi…. mimpi tentang masa depan yang indah.

Duh ini nulisnya makin kesini, makin awut-awutan karena pake nahan air mata biar gak jatuh, malu sama temen-temen :mrgreen: Intinya sih….aku mau bersyukur mempunyai suami yang berjuang setiap hari demi membahagiakan aku dan Nda2, kami percaya, air mata yang kami tabur sekarang akan menghasilkan tawa di masa depan kami nanti. Dan apapun keputusan papa, apapun yang diperjuangkan papa, aku selalu bangga sama papa… 😀

Love You, Papa…